EDUKASI UPAYA PENINGKATAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA GUMIWANG PURBALINGGA

SARI, NURLITA LIDYA (2025) EDUKASI UPAYA PENINGKATAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA GUMIWANG PURBALINGGA. D3 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
1. AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (923kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
2. BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (483kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (521kB)

Abstract

Tahap terakhir perkembangan manusia adalah usia lanjut. Hipertensi adalah penyakit
tidak menular yang terkadang disebut "pembunuh diam-diam" karena seringkali tidak
menunjukkan gejala apa pun. Di Indonesia, hipertensi memengaruhi 34,11% penduduk.
Angka kejadiannya mencapai 37,57% di Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2023,
8.554.672 orang, atau 38,2 persen dari populasi, diprediksi menderita hipertensi, menurut
data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Karena hipertensi merupakan kondisi yang
tidak dapat disembuhkan, sangat penting bagi pasien untuk mengonsumsi obat sesuai
resep. PkM ini penting dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan lansia dalam minum
obat hipertensi. Tujuan program komunitas ini adalah meningkatkan pemahaman dan
kesehatan umum lansia terkait penggunaan obat antihipertensi secara konsisten. Tujuan
dari proyek pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan
kepuasan warga lanjut usia terhadap pengobatan antihipertensi. Untuk menerapkan
metode pengabdian masyarakat, pertanyaan pra-tes digunakan untuk menilai pengetahuan
dan kepatuhan lansia sebelum konseling diberikan kepala 14 lansia. Konseling kemudian
diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan lansia dengan mengonsumsi
obat antihipertensi, dan pertanyaan pasca-tes digunakan untuk menilai pengetahuan dan
kepatuhan lansia. Hasil pre tes mengumpulkan data lansia dengan pengetahuan tertinggi,
yaitu tingkat pengetahuan kurang dari 11 lansia (79%) dan untuk tingkat kepatuhan
sebelum edukasi dilakukan, sebagian besar berada pada kelompok rendah, yaitu sebanyak
11 lansia (79%). Pada post tes, sebanyak 10 responden memiliki tingkat pengetahuan
yang berada pada kelompok baik (71%). Sepuluh (10) responden, atau 71% dari sampel,
menunjukkan kepatuhan pengobatan yang tinggi, menurut data kepatuhan pengobatan
setelah edukasi.

Item Type: Thesis (D3)
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Lansia, Kepatuhan, Pengetahuan
Subjects: Kesehatan > Keperawatan
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 22 Apr 2026 02:32
Last Modified: 22 Apr 2026 02:32
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3773

Actions (login required)

View Item
View Item