PERBEDAAN PENGGUNAAN LEVOBUPIVAKAIN MURNI DAN KOMBINASI LEVOBUPIVAKAIN FENTANYL TERHADAP DURASI PEMULIHAN MOTORIK PASCA ANESTESI SPINAL: STUDI OBSERVASIONAL KOMPARATIF

SITUMEANG, CHRISTIN APRILI ELISABETH (2025) PERBEDAAN PENGGUNAAN LEVOBUPIVAKAIN MURNI DAN KOMBINASI LEVOBUPIVAKAIN FENTANYL TERHADAP DURASI PEMULIHAN MOTORIK PASCA ANESTESI SPINAL: STUDI OBSERVASIONAL KOMPARATIF. D4 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (565kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (231kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (192kB)

Abstract

Latar Belakang: Jenis obat yang berbeda memiliki kekuatan ikatan protein yang berbeda
juga pengaruh blok motorik yang berbeda pula. Durasi pemulihan motorik didefinisikan
sebagai waktu yang dibutuhkan pasien untuk mencapai bromage score 0, yaitu kemampuan
menggerakkan seluruh ekstremitas bawah secara penuh. Levobupivakain murni dan
kombinasi levobupivakain fentanyl merupakan jenis obat yang menjadi salah satu faktor
memengaruhi durasi pemulihan motorik. Levobupivakain murni memberikan blok motorik
stabil, durasi cenderung lama dan konsisten, sedangkan kombinasi levobupivakain fentanyl
memberikan kualitas analgesia lebih tinggi tanpa memperpanjang durasi blok motorik
secara bermakna.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan penggunaan levobupivakain murni
dan kombinasi levobupivakain fentanyl terhadap durasi pemulihan motorik pasca spinal
anestesi pasien sectio caesarea.
Metode: Penelitian observasional komparatif dilakukan pada 60 pasien sectio caesarea
pasca anestesi spinal di RSI Fatimah Cilacap. Pemulihan motorik diobservasi
menggunakan bromage score pasca anestesi spinal dengan interval 15 menit sampai
bromage 1, dilanjutkan interval 3 menit sampai bromage 0. Data dianalisis dengan uji
Independent Sample t – test.
Hasil: Responden memiliki usia kategori remaja akhir (17 – 25 tahun) sebanyak 22
responden (36,7%). Berdasarkan IMT, kategori normal adalah paling banyak yaitu
sebanyak 39 responden (65,0%). Berdasarkan kategori status fisik ASA, kategori status
fisik ASA II memilik jumlah paling banyak yaitu 27 responden (45,0%). Rata-rata durasi
pemulihan motorik levobupivakain murni adalah 159,70 menit, sedangkan kombinasi
levobupivakain fentanyl adalah 162,13 menit, dengan p-value 0.660, menunjukkan tidak
ada perbedaan siginfikan.
Rekomendasi: Levobupivakain murni maupun kombinasi levobupivakain fentanyl dapat
digunakan sebagai agen anestesi spinal pada prosedur sectio caesarea, karena keduanya
memberikan durasi pemulihan motorik yang serupa.

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: Durasi Pemulihan Motorik, Fentanyl, Levobupivakain, Sectio Caesarea
Subjects: Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D4 Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:11
Last Modified: 04 Aug 2026 04:11
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3915

Actions (login required)

View Item
View Item