ALKATIRI, GHAIHAB DZIKIR MUFIID (2025) HUBUNGAN DURASI PEMBEDAHAN DENGAN NYERI TENGGOROKAN PADA PASIEN POST GENERAL ANESTESI TEKNIK INTUBASI ENDOTRACHEAL TUBE DI RSI PURWOKERTO. D4 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.
1. AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2. BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
Abstract
Latar Belakang: Pembedahan merupakan salah satu prosedur medis yang terbagi atas tiga
periode yaitu, pre operasi, intra operasi dan post operasi. Setidaknya 11% dari beban penyakit
di dunia berasal dari penyakit yang sebenarnya bisa ditanggulangi dengan pembedahan.
Prosedur pembedahan tentunya akan membutuhkan anestesi yang salah satunya adalah
general anestesi teknik intubasi Endotracheal Tube (ETT). Tindakan intubasi Endotracheal
Tube (ETT) dapat menimbulkan berbagai komplikasi dan yang paling umum terjadi adalah
nyeri tenggorokan post operasi. Salah satu faktor resiko nyeri tenggorokan post intubasi
Endotracheal Tube (ETT) yaitu durasi pembedahan.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif
korelasional serta pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Jumlah sampel pada
penelitian ini adalah 30 pasien yang menjalani operasi dengan general anestesi teknik intubasi
Endotracheal Tube (ETT) yang telah ditentukan dengan teknik quota sampling. Instrumen
penelitian yang digunakan adalah jam untuk mengukur durasi pembedahan dan lembar
observasi yang berisikan pengukuran tingkat nyeri tenggorokan menggunakan skala Numeric
Rating Scale (NRS). Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis
bivariat yang akan diuji menggunakan uji spearman rank.
Hasil: Hasil uji spearman rank antara variabel durasi pembedahan dan nyeri tenggorokan post
general anestesi teknik intubasi Endotracheal Tube (ETT), mendapatkan nilai p = 0,000 dan
nilai r = 0,912. yang dapat diartikan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan
dan positif yang sejalan dengan kekuatan hubungan korelasi yang sangat kuat. Hal ini
menunjukan bahwa semakin lama durasi pembedahan, semakin tinggi pula skala nyeri
tenggorokan post general anestesi teknik intubasi Endotracheal Tube (ETT).
| Item Type: | Thesis (D4) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Durasi pembedahan, Endotracheal Tube (ETT), general anestesi, intubasi, nyeri tenggorokan. |
| Subjects: | Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi Kesehatan |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > D4 Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Lutfiah Zainur Rokhmi |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 07:24 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 07:24 |
| URI: | http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3949 |

