HUBUNGAN LAMA PUASA DENGAN KEJADIAN MUAL MUNTAH PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN TINDAKAN SPINAL ANESTESI DI RSUD DR.SOEDIRMAN KEBUMEN

JASMIATI, JASMIATI (2025) HUBUNGAN LAMA PUASA DENGAN KEJADIAN MUAL MUNTAH PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN TINDAKAN SPINAL ANESTESI DI RSUD DR.SOEDIRMAN KEBUMEN. D4 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (439kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (217kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (217kB)

Abstract

Latar belakang: Section caesarea merupakan salah satu metode persalinan yang umum
dilakukan, terutama ketika persalinan normal tidak memungkinkan. Namun, prosedur ini
sering diikuti oleh komplikasi seperti mual muntah pasca operasi, yang dikenal sebagai
Post Operative Nausea and Vomiting (PONV). Salah satu faktor yang dapat
mempengaruhi kejadian PONV adalah lama puasa sebelum tindakan anestesi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara lama puasa dan kejadian mual
muntah pada pasien yang menjalani sectio caesarea dengan anestesi spinal di RSUD dr.
Soedirman Kebumen. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain
observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 80 responden yang
menjalani sectio caesarea dengan anestesi spinal dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Data
dikumpulkan melalui wawancara mengenai lama puasa dan observasi kejadian mual
muntah setelah operasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank untuk
menentukan hubungan antara lama puasa dan kejadian mual muntah.Hasil Penelitian:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berpuasa selama 6-8 jam
(55%), dari mereka mengalami mual muntah pasca operasi(57,5%). Uji statistik
menunjukan tidak ada hubungan lama puasa dengan kejadian mual muntah pasca operasi
menghasilkan (p-value=0,466; p-value>0.05). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun
lama puasa dapat berkontribusi pada ketidaknyamanan, faktor lain juga berperan penting
dalam kejadian PONV.Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat
hubungan signifikan antara lama puasa dan kejadian mual muntah pada pasien post
operasi sectio caesarea dengan tindakan spinal anestesi di RSUD dr. Soedirman
Kebumen. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain, seperti
status fisik pasien, dalam manajemen perawatan pasca operasi. Hasil penelitian ini
diharapkan dapat memberikan informasi berharga bagi praktik klinis dalam meningkatkan
kualitas pelayanan kesehatan

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: Lama Puasa, Mual Muntah, Section Caesarea, Spinal Anestesi
Subjects: Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D4 Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 12 Aug 2026 01:46
Last Modified: 12 Aug 2026 01:46
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3963

Actions (login required)

View Item
View Item