GAMBARAN KEJADIAN POST OPERATIVE NAUSEA VOMITING (PONV) PADA PASIEN GENERAL ANESTESI DAN REGIONAL ANESTESI DI RSUD AJIBARANG

APRIYANTI, MELI (2025) GAMBARAN KEJADIAN POST OPERATIVE NAUSEA VOMITING (PONV) PADA PASIEN GENERAL ANESTESI DAN REGIONAL ANESTESI DI RSUD AJIBARANG. D4 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (733kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (276kB)

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) adalah komplikasi yang umum
terjadi setelah prosedur anestesi, baik itu anestesi umum maupun regional.
Kejadian PONV dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pasien,
memperpanjang waktu pemulihan, serta meningkatkan biaya perawatan. Oleh
karena itu, pemahaman mendalam mengenai kejadian PONV pada pasien yang
menjalani kedua jenis anestesi ini sangatlah penting. Penelitian ini bertujuan
untuk menggambarkan kejadian PONV pada pasien yang menjalani operasi
dengan general anestesi dan regional anestesi di RSUD Ajibarang. Metode
penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Sampel penelitian terdiri dari pasien yang telah menjalani operasi
dengan anestesi umum dan regional di RSUD Ajibarang selama periode
penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner yang mencakup
karakteristik pasien serta kejadian PONV dalam 24 jam pascaoperasi. Hasil
penelitian menunjukkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik
responden mayoritas berusia 26-45 tahun sebanyak 26 responden (34,67%),
berjenis kelamin perempuan 47 responden (62,67%), dengan jenis operasi
terbanyak yaitu bedah mayor sebanyak 58 responden (77,33%), lama pembedahan
30-60 menit sebanyak 67 responden (89,33%), dan pasien tidak merokok
sebanyak 55 responden (73,33%). Selanjutnya untuk kejadian PONV banyak
terjadi dari pada yang tidak PONV yaitu 39 responden (52%), sedangkan jenis
anestesi yang banyak digunakan pasien adalah jenis anestesi regional 38
responden (50,67%), dan berdasarkan jenis operasi yang paling banyak PONV
adalah jenis operasi general anestesi yaitu 22 responden (29,33%). Kesimpulan
penelitian ini kejadian PONV di RSUD Ajibarang sebagian besar terjadi pada
pasien yang menjalani operasi dengan general anestesi.

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: Post Operative Nausea and Vomiting (PONV), Anestesi Umum, Anestesi Regional, RSUD Ajibarang
Subjects: Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D4 Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 13 Aug 2026 08:44
Last Modified: 13 Aug 2026 08:44
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3981

Actions (login required)

View Item
View Item