PERBEDAAN HEMODINAMIK PADA PEMBERIAN CAIRAN KOLOID DAN KRISTALOID PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DENGAN SPINAL ANESTESI

GUNAWAN, RAHMI ARILIA (2025) PERBEDAAN HEMODINAMIK PADA PEMBERIAN CAIRAN KOLOID DAN KRISTALOID PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DENGAN SPINAL ANESTESI. D4 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
1. AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (594kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
2. BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (144kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (144kB)

Abstract

Latar Belakang: Anestesi spinal yang diberikan kepada pasien saat menjalani SC dapat
berdampak pada perubahan hemodinamik, termasuk penurunan tekanan sistolik, tekanan
diastolik, serta peningkatan denyut nadi. Situasi ini dapat menimbulkan komplikasi
serius, seperti hipotensi. Untuk mencegah dan mengatasi masalah hemodinamik, cairan
intravena seperti kristaloid dan koloid digunakan sebagai terapi awal, meskipun
efektivitas keduanya masih menjadi topik perdebatan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengevaluasi perbedaan hemodinamik antara pemberian cairan koloid dan
kristaloid terhadap tekanan darah sistolik (TDS), tekanan darah diastolik (TDD), dan
frekuensi nadi pada pasien setelah SC dengan anestesi spinal di RS Emanuel
Banjarnegara. Metode: Metodologi penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan
pendekatan komparatif. Sampel penelitian terdiri dari 120 pasien yang mendapatkan SC
dengan anestesi spinal, yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok: kelompok
kristaloid dan kelompok koloid. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji
Independent Sample T-Test untuk mengidentifikasi perbedaan di antara kelompok yang
ada. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata TDS pada kelompok yang
diberikan kristaloid mencapai 118,53 mmHg, sedangkan pada kelompok koloid adalah
118,15 mmHg dengan nilai p = 0,215 yang menunjukkan hasil tidak signifikan.
Sementara itu, rata-rata TDD pada kelompok kristaloid tercatat 67,10 mmHg dan pada
kelompok koloid 63,90 mmHg dengan p = 0,027 yang dianggap signifikan. Dari segi
frekuensi nadi, kelompok kristaloid memiliki rata-rata 75,25 kali/menit, sedangkan
kelompok koloid menunjukkan 79,12 kali/menit dengan p = 0,013 yang juga signifikan
.Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada tekanan darah diastolik dan
frekuensi nadi antara pemberian cairan koloid dan kristaloid. Kristaloid lebih efektif
dalam mempertahankan tekanan diastolik, sedangkan koloid cenderung meningkatkan
frekuensi nadi. Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada tekanan darah sistolik.

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: Anestesi Spinal,Hemodinamik, Kristaloid, Koloid, Sectio Caesarea
Subjects: Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D4 Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 06 Oct 2026 03:31
Last Modified: 06 Oct 2026 03:31
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/4022

Actions (login required)

View Item
View Item