CAHYANI, RERE ARDIA (2025) PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT DAN LAVENDER TERHADAP PASIEN POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (PONV) PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RS EMANUEL BANJARNEGARA. D4 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.
AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (961kB)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
Abstract
Sectio caesarea merupakan metode persalinan melalui pembedahan yang semakin sering
digunakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Meskipun memberikan solusi
alternatif dalam kondisi medis tertentu, prosedur ini berisiko menimbulkan komplikasi,
salah satunya adalah Postoperative Nausea and Vomiting (PONV). Mual dan muntah
pasca operasi (Postoperative Nausea and Vomiting, PONV) adalah komplikasi umum
yang mengganggu kenyamanan pasien dan dapat memperpanjang masa pemulihan.
Upaya penatalaksanaan PONV dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis dan
nonfarmakologis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang banyak diteliti dan
digunakan adalah aromaterapi, khususnya peppermint dan lavender. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektivitas sebelum dan sesudah pemberian aroma terapi
peppermint dan lavender dalam mengurangi PONV pada pasien yang menjalani operasi
Sectio Caesarea. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan
pre-test dan post-test pada dua kelompok. Sebanyak 70 pasien dibagi menjadi dua
kelompok, masing-masing 35 pasien sebagai kelompok eksperimen yang diberikan
aromaterapi peppermint dan 35 pasien sebagai kelompok kontrol yang diberikan
aromaterapi lavender. Data PONV diukur menggunakan skala numerik sebelum dan
sesudah intervensi. Untuk nilai rata-rata sebelum dilakukan pemberian aromaterapi
peppermint yaitu 4,428 dan sesudah di lakukan 3,60 nilai rata-rata sebelum dilakukan
pemberian aromaterapi lavender yaitu 5.06 dan sesudah di lakukan 4.60 Analisis data
dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa perbedaan
nilai PONV setelah di lakukan antara kelompok eksperimen aromaterapi pappermint
adalah 0,00 dan kontrol aromaterapi lavender 0,028 signifikan (p < 0,05), dua kelompok
eksperimen ini menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat PONV sebelum dan
sesudah pemberian aromaterapi peppermint dan lavender. Penelitian ini mendukung
penggunaan aromaterapi peppermint dan lavender sebagai metode yang efektif dalam
manajemen PONV dan memberikan dasar untuk penerapan klinis yang lebih luas.
| Item Type: | Thesis (D4) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | PONV, Aromaterapi, Peppermint, Lavender, Anestesi Spinal, Pasca Operasi, Sectio Caesarea |
| Subjects: | Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi Kesehatan |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > D4 Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Lutfiah Zainur Rokhmi |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 02:34 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 02:34 |
| URI: | http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/4027 |

