HUBUNGAN MEAN ARTERIAL PRESSURE (MAP) DENGAN KEJADIAN POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (PONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD dr. R. TAROENADIBRATA PURBALINGGA

ADHEWIBOWO, ANDREAS KRISNA (2024) HUBUNGAN MEAN ARTERIAL PRESSURE (MAP) DENGAN KEJADIAN POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (PONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD dr. R. TAROENADIBRATA PURBALINGGA. D4 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (606kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (199kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (275kB)

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) adalah komplikasi umum yang sering
dialami pasien setelah menjalani prosedur anestesi, termasuk anestesi spinal. PONV dapat
menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dan memperlambat proses pemulihan
pasien. Mean Arterial Pressure (MAP) merupakan indikator penting dari perfusi organ
dan dapat berpengaruh terhadap derajat dan kecepatan PONV. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis hubungan antara MAP dan kejadian PONV pada pasien yang
menjalani anestesi spinal di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Metode
yang digunakan adalah studi observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 89
pasien dewasa yang menjalani prosedur bedah dengan anestesi spinal. Data MAP diukur
pada periode pemulihan, sedangkan kejadian PONV dicatat dalam rentang waktu 0-15
menit pasca operasi menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Analisis univariat usia,
jenis kelamin, dan lama operasi menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 26-35
tahun (31 responden, 34,8%), sebagian besar adalah perempuan (63 responden, 70,8%)
dan lama operasi paling banyak kategori kecil (44 responden, 49,4%). Hasil analisis
dengan Kendall Tau menunjukkan koefisien korelasi negatif sebesar -0.718 antara MAP
dan derajat PONV dengan p-value 0,00 (< 0,05), sedangkan dengan Spearman Rank
menunjukkan nilai koefisien korelasi positif sebesar 0,689 antara MAP dan kecepatan
PONV dengan p-value 0,00 (< 0,05) dengan p-value 0,00 (< 0,05). Pasien dengan MAP
di bawah 70 mmHg memiliki risiko 2,5 kali lebih tinggi untuk mengalami PONV.
Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya monitoring MAP yang ketat untuk
mencegah PONV dan meningkatkan kenyamanan pasien pasca operasi.

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: MAP, PONV, Anestesi Spinal
Subjects: Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D4 Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 14 Jan 2026 02:47
Last Modified: 14 Jan 2026 02:47
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3516

Actions (login required)

View Item
View Item