PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENCEGAH MUAL MUNTAH PADA PASIEN PASCA OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM DI RUMAH SAKIT JATIWINANGUN PURWOKERTO

KOMALASARI, CITRA DWI (2024) PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENCEGAH MUAL MUNTAH PADA PASIEN PASCA OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM DI RUMAH SAKIT JATIWINANGUN PURWOKERTO. D4 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
AWAL-RINGKASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of ISI] Text (ISI)
PENDAHULUAN-KESIMPULAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (620kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (238kB)

Abstract

Sebanyak 70 – 80% kasus pembedahan memerlukan tindakan anestesi, salah satunya
anestesi umum yang memiliki beberapa efek samping yang membuat pasien tidak nyaman
setelah operasi salah satunya yaitu mual muntah. Upaya mengurangi kejadian mual
muntah pascaoperasi dapat dilakukan dengan terapi farmakologi ataupun
nonfarmakologi. Penggunaan aromaterapi merupakan salah satu terapi non farmakologi
yang dapat diberikan.Tanaman peppermint yang menthol (35-45%) dan menthone (10-
30%) sehingga dapat bermanfaat sebagai antiemetik. Kegiatan pengabdian kepada
masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik berdasarkan usia,
jenis kelamin dan riwayat merokok serta membantu mencegah mual muntah pada pasien
pasca operasi dengan anestesi umum dengan pemberian minyak aromaterapi peppermint.
Metode PKM ini dilakukan dengan pemberian edukasi mengenai pencegahan mual
muntah, mengidentifikasi mual muntah saat pre pemberian aromaterapi peppermint,
kemudian memberikan aromaterapi peppermint menggunakan diffuser dengan langkahlangkah yang dilakukan yaitu; meneteskan 5-10 tetes essensial oil peppermint kedalam
diffuser yang telah terisi air dan diaplikasikan selama 15 menit, responden menghirup
aromaterapi yang diberikan. Setelah itu mengidentifikasi mual muntah pasca pemberian
aromaterapi peppermint. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini
terdapat tingkat penurunan mual muntah pada pasien pasca operasi setelah diberikan
aromaterapi, yang terlihat dari rata-rata skor yaitu sebelum diberikan aromaterapi ratarata skor 0.30 sedangkan setelah pemberian aromaterapi rata-rata skor menunjukkan
0.10, dengan skor minimal 1 dan maksimal 0. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan PKM
ini yaitu artikel publikasi dan buku saku mengenai pemberian aromaterapi peppermint
untuk mencegah mual muntah pada pasien pasca operasi dengan anestesi umum.
Kesimpulan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu aromaterapi peppermint dapat
digunakan untuk pencegahan mual muntah pada pasien pasca operasi dengan anestesi
umum.

Item Type: Thesis (D4)
Additional Information: Pengabdian Kepada Masyarakat
Uncontrolled Keywords: Anestesi Umum, Aromaterapi Peppermint, Mual Muntah
Subjects: Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D4 Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 28 Jan 2026 03:57
Last Modified: 28 Jan 2026 03:57
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3578

Actions (login required)

View Item
View Item