EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA TATA LAKSANA MENGHENTIKAN PERDARAHAN DI MAN 1 BANYUMAS

ANAS, FAURIZA HAYATUL (2024) EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA TATA LAKSANA MENGHENTIKAN PERDARAHAN DI MAN 1 BANYUMAS. D4 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
AWAL-RINGKASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (763kB)
[thumbnail of ISI] Text (ISI)
LATAR BELAKANG-KESIMPULAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (783kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (275kB)

Abstract

Perdarahan adalah suatu kondisi dimana darah berlebih keluar dari pembuluh
darah akibat kerusakan pembuluh darah. Kabupaten Banyumas merupakan
kabupaten dengan tingkat kejadian cedera paling sering terjadi, dengan jumlah
terbanyak sebesar 4.058 kejadian. Berdasarkan hasil pra survei di MAN 1
Banyumas terjadi kecelakaan atau jatuh di sekolah yang mengakibatkan
perdarahan pada 6 siswa dalam 1 bulan terakhir. Pengabdian masyarakat ini
bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertolongan
pertama tatalaksana menghentikan perdarahan. Masalah yang di temukan pada
lahan adalah sebagian besar peserta menimbulkan rasa tidak percaya diri dalam
memberikan pertolongan pertama menghentikan perdarahan. Mitra PkM yaitu
PMR MAN 1 Banyumas sebanyak 30 peserta. Metode dalam PkM ini yaitu
melakukan pengukuran pengetahuan dengan memberikan pre-test dan pos-test
kemudian melakukan demostrasi menggunakan lembar ceklist. Metode edukasi
yaitu penyuluhan dan ceramah dan metode keterampilan yaitu dilakukan dengan
cara mendemosrtrasikan, sedangkan media yang digunakan power point,video
dan leaflet. Hasil dari pengolahan data menggunakan distribusi frekuensi SPSS
menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari tingkat pengetahuan cukup
sebanyak 17 peserta (57%) sebelum edukasi meningkat menjadi ketegori baik
sebanyak 27 peserta (90%) dengan kenaikan pengetahuan sebesar 21,33%.
Keterampilan siswa juga menunjukkan hasil yang cukup signifikan hal ini di
tandai dengan ketegori tarampil 73,3%. Kegiatan PkM pertolongan pertama
tatalaksana menghentikan perdarahan secara signifikan terhadap peningkatan
pengetahuan peserta, dengan mayoritas peserta mencapai tingkat yang baik
setelahan penyuluhan. Namun untuk keterampilan (skills) mayoritas peserta,
yaitu lebih dari dua pertiga, memiliki keterampilan yang memadai atau baik.
Hanya sekitar seperempat dari total peserta yang dianggap kurang terampil.
Menunjukkan peningkatan berdasarkan hasil dari presentase pre-test, post-test
dan keterampilan yang telah dilakukan.

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: Perdarahan, Pertolongan Pertama
Subjects: Kesehatan > Keperawatan Anestesiologi
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D4 Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 28 Jan 2026 07:28
Last Modified: 28 Jan 2026 07:28
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3580

Actions (login required)

View Item
View Item