FITRIYANI, GITA (2024) EVALUASI TABLET VITAMIN C MENGGUNAKAN EKSIPIEN PATI PREGELATINASI TALAS PRATAMA (Colocasia esculenta (L). Schott var. Pratama) DENGAN KOMBINASI AVICEL PH 102 SEBAGAI FILLERBINDER. S1 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.
AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (808kB)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (80kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
Abstract
Tablet vitamin C dibuat dengan metode kempa langsung karena vitamin C sensitif terhadap
panas. Namun, kempa langsung sulit dilakukan karena sifat alir vitamin C yang kurang
baik, sehingga perlu penambahan eksipien seperti pati dan Avicel PH 102. Penelitian ini
bertujuan mengevaluasi tablet vitamin C dengan kombinasi pati pregelatinisasi umbi talas
pratama dan Avicel PH 102 sebagai filler-binder. Penelitian dilakukan secara
eksperimental laboratorium dengan lima formula berbeda menggunakan perbandingan pati
pregelatinisasi : Avicel PH 102 yaitu F1 (1:0), F2 (0:1), F3 (1:1), F4 (1:3), dan F5 (3:1).
Hasil laju alir F2, F3, F4, dan F5 memenuhi syarat dengan hasil 6,33±0,12; 5,78±0,85;
5,84±0,94; dan 4,70±0,41 g/s, sedangkan F1 tidak memenuhi syarat (3,96±0,42 g/s). Semua
formula memenuhi syarat sudut istirahat, keseragaman bobot, ukuran, dan waktu hancur.
F2 memenuhi syarat kompresibilitas (14,76±1,95%) dan Hausner ratio (1,17±0,03),
sementara F1, F3, F4, dan F5 tidak. Kekerasan dan kerapuhan F2 juga memenuhi syarat
(4,13±0,14 kg; 1,00±0,08%), sedangkan F1, F3, F4, dan F5 tidak. Hasil disolusi F1, F2,
F4, dan F5 memenuhi syarat dengan nilai masing-masing 101,91±16,40%, 96,75±19,58%,
110,15±66,07%, dan 173,30±13,88%, sementara F3 tidak. Kesimpulan dalam penelitian
ini bahwa Avicel PH 102 lebih unggul dalam meningkatkan laju alir, kompresibilitas,
hausner ratio, dibandingkan pati pregelatinasi umbi talas pratama. Kelima formula
memenuhi persyaratan keseragaman bobot serta ukuran dan waktu hancur. Penggunaan
Avicel PH 102 menghasilkan kekerasan tinggi dan kerapuhan rendah, sedangkan
penggunaan pati pregelatinasi umbi talas pratama menghasilkan kekerasan rendah dan
kerapuhan tinggi. F3 (1:1) tidak memenuhi syarat disolusi, sementara F1 (1:0), F2 (0:1),
F4 (1:3), dan F5 (3:1) memenuhi syarat.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Avicel PH 102, pregelatinasi, umbi talas pratama, vitamin C |
| Subjects: | Kesehatan > Farmasi Kesehatan |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Lutfiah Zainur Rokhmi |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 07:24 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 07:24 |
| URI: | http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3641 |

