PENERAPAN TERAPI DZIKIR PADA Sdr. S UNTUK MENGONTROL HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS

NURIANTI, NOVI (2024) PENERAPAN TERAPI DZIKIR PADA Sdr. S UNTUK MENGONTROL HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS. D3 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (643kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (186kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (184kB)

Abstract

Gangguan jiwa merupakan sindrom yang secara klinis dapat terjadi pada
seseorang dan ditambah dengan beragam stres disertai peningkatan risiko kematian,
nyeri, dan disabilitas. Menurut WHO (World Health Organization) pada 2019
terdapat 264 kasus depresi dimana sebanyak 20 juta kasus merupakan kasus
skizofrenia diseluruh dunia. Di Indonesia pada tahun 2018 sebanyak 31,5%
penduduknya mengalami gangguan psikosis. Di Jawa Tengah khususnya RSUD
Banyumas pada tahun 2021 sebanyak 2.130 pasien mengalami skizofrenia dimana
sebanyak 1.477 pasien mengalami halusinasi. Halusinasi merupakan gejala yang
dialami oleh setiap individu yang mengalami gangguan pada persepsi sensorik
dimana seseorang mendengar, mencium, mengecap dan melihat hal-hal yang
sebenarnya tidak ada yang hanya dirasakan oleh orang tersebut dalam waktu satu
bulan atau lebih. Cara meminimalkan gejala halusinasi memerlukan
penatalaksanaan salah satunya yaitu terapi dzikir.
Tujuan dari studi kasus ini yaitu menggambarkan penerapan terapi dzikir pada
pasien untuk mengontrol halusinasi pendengaran di Rumah Sakit Umum Daerah
Banyumas. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan kepada 1 pasien yang mengalami halusinasi
pendengaran dan pasien yang dapat membina hubungan saling percaya serta
kooperatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi,
wawancara, studi dokumentasi dan demonstrasi. Hasil dari penelitian menunjukan
adanya pengaruh terapi dzikir dalam mengontrol halusinasi pendengaran yang
dibuktikan dengan adanya penurunan skor tingkat halusinasi dari 19 menjadi 10
dan pasien mampu mengontrol halusinasinya dengan berdzikir. Hasil penelitian ini
dapat dijadikan terapi tambahan dalam mengontrol halusinasi pada pasien dengan
halusinasi pendengaran.

Item Type: Thesis (D3)
Uncontrolled Keywords: Gangguan jiwa, Halusinasi, Terapi Dzikir
Subjects: Kesehatan > Keperawatan
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 24 Feb 2026 03:39
Last Modified: 24 Feb 2026 03:39
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3692

Actions (login required)

View Item
View Item