ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK TERAPI PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA NY. R DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBANG I

ROHMANITA, AFIFAH (2025) ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK TERAPI PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA NY. R DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBANG I. D3 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
1. AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (721kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
2. BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (373kB)

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami
lansia dan berisiko menjadi faktor utama terjadinya komplikasi
kardiovaskular, seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal apabila tidak
ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
asuhan keperawatan gerontic terapi penerapan slow deep breathing terhadap
penurunan tekanan darah pada Ny. R dengan hipertensi di wilayah kerja
puskesmas sumbang 1. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif
melalui pendekatan studi kasus melalui proses pengkajian, penetapan
diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi utama berupa
latihan slow deep breathing yang dilakukan secara rutin selama tiga hari
dengan pendampingan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan adanya
penurunan tekanan darah secara bertahap setelah pasien melakukan latihan
tersebut. Pada hari pertama tekanan darah pasien masih relatif tinggi, namun
setelah dilakukan slow deep breathing tampak adanya penurunan meskipun
belum signifikan. Pada hari kedua, terjadi penurunan yang lebih nyata baik
pada tekanan darah sistolik mapupun diastolik, disertai dengan laporan
pasien merasa lebih rileks, nyaman, dan berkurangnya keluhan sakit kepala.
Pada hari ketiga, tekanan darah pasien berada pada kisaran yang mendekati
target normal yaitu 140/80 mmHg, yang menunjukan bahwa latihan slow
deep breathing memberikan efek relaksasi dan membantu menurunkan
tekanan darah secara konsisten. Kesimpulannya, slow deep breathing efektif
membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dan dapat
dijadikan terapi nonfarmakologis sederhana dalam praktik keperawatan.
Keterbatasan penelitian ini adalah jumlah subjek yang terbatas pada satu
pasien, waktu pelaksanaan yang dingat, serta adanya kemungkinan
subjektivitas pasien dalam melakukan latihan, sehingga diperlukan penelitian
lanjutan dengan responden lebih banyak dan waktu intervensi yang lebih
panjang

Item Type: Thesis (D3)
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Lansia, Slow Deep Breathing, Tekanan Darah
Subjects: Kesehatan > Keperawatan
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 31 Mar 2026 02:06
Last Modified: 31 Mar 2026 02:06
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3721

Actions (login required)

View Item
View Item