STUDI KASUS PEMBERIAN TERAPI BERMAIN MEWARNAI DAN PUZZLE UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN AKIBAT HOSPITALISASI PADA ANAK R DAN F DI RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO

PRIASTANTO, DANNY DWI and FADHLI, ARIEF CHULAFAUL (2025) STUDI KASUS PEMBERIAN TERAPI BERMAIN MEWARNAI DAN PUZZLE UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN AKIBAT HOSPITALISASI PADA ANAK R DAN F DI RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO. D3 thesis, UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA.

[thumbnail of AWAL] Text (AWAL)
1. AWAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (737kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
2. BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (315kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (434kB)

Abstract

Anak usia prasekolah (3–6 tahun) berada pada masa perkembangan awal yang rentan
mengalami kecemasan, terutama saat menjalani hospitalisasi karena lingkungan rumah
sakit yang asing dan prosedur medis yang menakutkan. Hospitalisasi pada anak dapat
menimbulkan dampak psikologis, seperti rasa takut, cemas, dan rewel, yang bila tidak
ditangani dapat memperlambat proses penyembuhan. Berdasarkan data di RST
Wijayakusuma Purwokerto, banyak anak yang menunjukkan kecemasan selama
perawatan. Terapi bermain menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif
dalam mengurangi kecemasan pada anak, di antaranya terapi mewarnai dan bermain
puzzle. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan kecemasan
pada dua anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi melalui implementasi terapi
bermain. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif dengan
tingkat kecemasan ringan hingga sedang berdasarkan Faces Anxiety Scale dan Spence
Children’s Anxiety Scale Parent Report. Penelitian dilakukan di ruang Parikesit, RST
Wijayakusuma Purwokerto, terhadap anak R usia 6 tahun pada tanggal 25 Maret – 27
Maret dan anak F usia 3 tahun pada tanggal 7 April - 9 April 2025. Intervensi dilakukan
menggunakan terapi bermain mewarnai untuk anak usia 6 tahun dan puzzle untuk anak
usia 3 tahun, masing-masing selama 30 menit per hari di hari pertama dan ketiga. Hasil
evaluasi menunjukan setelah diberikan terapi bermain mewarnai dan puzzle, kedua anak
menunjukkan penurunan yang sinifikan pada tingkat kecemasan. Hal ini ditunjukkan
dengan perubahan indikator kecemasan seperti perilaku gelisah, tegang, dan verbalisasi
kekhawatiran. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa terapi bermain efektif dalam
menciptakan suasana nyaman dan mengalihkan fokus anak dari prosedur medis.

Item Type: Thesis (D3)
Uncontrolled Keywords: Hospitalisasi, Kecemasan, Mewarnai, Puzzle, Terapi Bermain
Subjects: Kesehatan > Keperawatan
Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Lutfiah Zainur Rokhmi
Date Deposited: 01 Apr 2026 06:35
Last Modified: 01 Apr 2026 06:35
URI: http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/3728

Actions (login required)

View Item
View Item